Kolaborasi Polisi–Media Jadi Kunci Jaga Stabilitas di Era Informasi Cepat

Foto : SILATURAHMI Irjen Endar Priantoro (tengah) saat menerima buku dari Ajid Kurniawan di Mapolda Kaltim, Kamis (23/4).
Lebih jauh, Ajid menilai perhatian nasional bahkan global terhadap Kaltim semakin meningkat. Momentum itu dinilai sebagai peluang untuk memperkuat citra daerah sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor. “Kaltim dilihat sebagai masa depan. Banyak potensi yang bisa dikembangkan bersama agar sejalan dengan arah pembangunan nasional,” ujarnya.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa dinamika tersebut juga membawa tantangan. Selain dampak positif dari kebijakan pusat, terdapat pula potensi dampak sosial yang perlu diantisipasi, terutama di tengah arus informasi yang begitu cepat dan mudah memengaruhi masyarakat.
“Sisi positif dan negatif harus dilihat secara seimbang. Masyarakat perlu diperkuat agar tidak mudah terpengaruh oleh dinamika informasi yang berkembang,” pungkasnya.Pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim bertemu Kapolda Kaltim Irjen Endar Priantoro di Mapolda Kaltim, Kamis (23/4). Pertemuan itu menjadi ruang diskusi strategis antara insan pers dan kepolisian dalam merespons dinamika informasi di era digital yang kian cepat dan kompleks.
Rombongan SPS Kaltim dipimpin langsung Ketua Ajid Kurniawan bersama jajaran pengurus. Hadir pula Ketua Panitia Pengukuhan Pengurus SPS Kaltim periode 2025–2029 Sugito. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membahas peran media dan kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial di tengah derasnya arus informasi.
Momen pertemuan itu, juga sekaligus mengundang Kapolda Kaltim menjadi narasumber dalam Dialog Media yang digelar SPS Kaltim. Dialog dan pengukuhan SPS Kaltim itu rencananya akan berlangsung di Balikpapan pada 20 Mei 2026. Mengundang Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sebagai keynote speaker.
