Kolaborasi Polisi–Media Jadi Kunci Jaga Stabilitas di Era Informasi Cepat

0

Foto : SILATURAHMI Irjen Endar Priantoro (tengah) saat menerima buku dari Ajid Kurniawan di Mapolda Kaltim, Kamis (23/4).

Purbaya akan membahas terkait desentralisasi fiskal dan otonomi daerah yang kini menghadapi tantangan baru di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks. Bagi Kaltim, kondisi itu menjadi ujian untuk memastikan kewenangan pengelolaan keuangan daerah mampu menjawab tekanan global sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan.

Perubahan harga komoditas, transisi energi, hingga ketidakpastian ekonomi dunia turut memengaruhi kapasitas fiskal daerah. Kaltim yang selama ini bergantung pada sektor sumber daya alam dinilai perlu memperkuat strategi agar tidak rentan terhadap gejolak eksternal.

Di sisi lain, otonomi fiskal membuka peluang bagi daerah untuk mengoptimalkan potensi dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Terlebih dengan posisi strategis sebagai kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Namun, tantangan tetap ada. Ketimpangan antara potensi dan manfaat yang dirasakan masyarakat menjadi pekerjaan rumah. Karena itu, kebijakan fiskal daerah dituntut lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan pembangunan.

Dalam Dialog Media itu turut menghadirkan Ketua Umum SPS Pusat Januar P Ruswita, anggota Dewan Pers Dahlan Dahi, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Basuki Hadimuljono, Kepala SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi Azhari Idris, Kapolda Kaltim Irjen Endar Priantoro, Dirut PT Pupuk Kaltim Gusrizal, serta peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wahyudi Akmaliah.

Saat diminta menjadi narasumber dialog tersebut, Endar mengaku siap. “Saya akan agendakan ke acara ini (Dialog Media). Karena memang banyak yang mesti disampaikan,” ucapnya kepada pengurus SPS Kaltim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *