Kolaborasi Polisi–Media Jadi Kunci Jaga Stabilitas di Era Informasi Cepat

0

Foto : SILATURAHMI Irjen Endar Priantoro (tengah) saat menerima buku dari Ajid Kurniawan di Mapolda Kaltim, Kamis (23/4).

Sementara itu, Ajid Kurniawan menegaskan, kepengurusan SPS periode terbaru tidak ingin sekadar hadir secara simbolis. Sejak mulai terorganisasi lebih sistematis pada Oktober 2025, SPS didorong untuk tampil sebagai institusi yang dikenal luas melalui gagasan dan kontribusi nyata bagi publik.

Menurutnya, SPS memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait isu-isu besar yang menjadi perhatian bersama. Di antaranya ketahanan energi, ketahanan pangan, serta posisi Kalimantan sebagai kawasan strategis nasional, termasuk sebagai ibu kota sementara. Karena itu, SPS merancang forum diskusi dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang untuk mengupas tema geopolitik media.

“Tidak cukup hanya seremoni. SPS harus hadir dengan gagasan dan memberikan pemahaman kepada publik mengenai isu-isu penting,” ujarnya.

Untuk memperkuat perspektif internal, SPS Kaltim akan menggelar Dialog Media yang menghadirkan sejumlah kalangan. Forum tersebut diharapkan mampu memetakan posisi industri pers di tengah perubahan lanskap informasi yang terus berkembang.

Di sisi lain, Ajid mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan organisasi. Khususnya dalam meningkatkan kapasitas anggota. Saat ini, SPS Kaltim beranggotakan 27 media. Jumlah tersebut masih dibatasi melalui proses filterisasi ketat untuk menjaga standar organisasi.

“Tidak semua pendaftar langsung diterima. Ada standar yang harus dipenuhi agar kualitas anggota tetap terjaga,” katanya.

Ia menambahkan, dalam rapat dengan SPS pusat, pihaknya menegaskan pentingnya peran SPS daerah dalam proses seleksi anggota. Hal itu dinilai krusial karena daerah lebih memahami kondisi dan karakter media setempat. Usulan tersebut, lanjutnya, telah diakomodasi dalam kebijakan organisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *