Rp269 Triliun dari Batu Bara, Berapa yang Kembali ke Kalimantan Timur?

0

Artinya, hampir satu dari setiap dua ton batu bara Indonesia berasal dari Kalimantan Timur.

Dengan proporsi sebesar itu, sangat logis apabila kontribusi Kalimantan Timur terhadap devisa ekspor batu bara nasional juga merupakan yang terbesar dibanding provinsi lainnya.

Rekam Jejak Kontribusi yang Konsisten

Dominasi Kalimantan Timur bukanlah fenomena sesaat.
Selama lebih dari satu dekade terakhir, provinsi ini hampir selalu menjadi produsen batu bara terbesar di Indonesia.

Berbagai laporan Kementerian ESDM maupun Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) menunjukkan kontribusinya berada pada kisaran 40–50 persen produksi nasional, jauh melampaui provinsi-provinsi penghasil lainnya seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah maupun Sumatera Selatan.

Artinya, ketika Indonesia menikmati lonjakan devisa akibat tingginya ekspor batu bara, sesungguhnya sebagian besar nilai ekonomi tersebut berasal dari aktivitas pertambangan di Kalimantan Timur.

Ekspor Kalimantan Timur Memang Didominasi Pertambangan

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur memperlihatkan gambaran yang sangat jelas.
Pada tahun 2024:

• Nilai ekspor Kalimantan Timur mencapai sekitar US$24,67 miliar.
• Sebanyak 73,21 persen berasal dari sektor pertambangan, terutama batu bara.
• Sisanya berasal dari industri pengolahan, migas, serta komoditas lainnya.

Data tersebut memperlihatkan bahwa struktur ekonomi ekspor Kalimantan Timur masih sangat bergantung pada sektor ekstraktif. Dengan kata lain, ketika ekspor batu bara meningkat, Kalimantan Timur menjadi salah satu motor utama yang menggerakkan neraca perdagangan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *