Ketua Panwascam Soroti Pernyataan Tim Hukum Paslon Nomor 2 Terkait Pengawasan Kampanye

0

Foto : Tiga Komisioner PanwascamBalikpapan Barat, Zilkifli (kanan), Yotam Wijaya dan Rosmaniar.

Di saat kampanye sedang berlangsungpanwascam melihat sekelompok orang yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu mencoba menghalang-halangi kegiatan kampanye dengan berteriak-teriak di lokasi acara dan memprovokasi warga di sana. Bahkan, panwasyang mencoba melakukan imbauan kepada kelompok tersebut turut mendapat intimidasi berupa ucapan-ucapan yang tidak pantas dan larangan mengambil foto maupun video kelompok tersebut.

“Saat pencopotan alat peraga kampanye itu terjadi sebelum kegiatan kampanye di mulai. Bahkan anggota Panwascam juga mendapat intimidasi dari sekelompok orang yang datang saat kampanye berlangsung,” beber Zulkifli.

Semua temuan dugaan pelanggaran tersebut telah dituangkan di dalam Formulir A dan telah diserahkan ke Bawaslu Kota Balikpapan untuk ditindak lebih lanjut.

“Semua rentetan kejadian dugaan pelanggaran tersebut sudah dituangkan di dalam form A dan telah kami serahkan ke pihak Bawaslu Kota untuk segera menindaklanjuti dan saat ini masih berproses,” paparnya.

Lebih lanjut Zulkifli menyayangkan adanya pernyataan Adi Dharma selaku Tim Hukum Paslon Nomor 2 di media yang beredar luas bahwa panwascam Balikpapan Barat tidak melakukan tindakan pencegahan dan hanyamenyarankan laporan bukan temuan atas peristiwa yang terjadi.

“Perlu digaris bawahi hal ini juga sudah kami koordinasikan ke Bawaslu Kota, perlu di ingat kami bekerja berdasarkan Marwah Hierarki kelembagaan. Bahwa pada prinsipnya kami menghargai sikap pihak–pihak yang dirugikan, namun di satu sisi kami menyayangkan statement yang tidak cover both side dan tanpa mencari keterangan sebenarnya yang lebih utuh,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *