Populisme Kebijakan dalam Balutan Gratispol: Catatan Kritis Tahun Pertama Rudy–Seno.

0

Oleh: Ali Sya'ban M. Ketua PMII Rayon Fisip Universitas Mulawarman

Satu tahun pelaksanaan Gratispol menunjukkan kebutuhan yang mendesak akan perbaikan teknis implementasi, penguatan payung hukum, klarifikasi kriteria manfaat, dan pengembangan sistem evaluasi independen. Tanpa itu, program unggulan yang seharusnya menjadi tonggak transformasi sosial justru berisiko menjadi contoh dari kebijakan populis yang gemilang dalam peluncuran namun lemah dalam realisasi terdampak nyata. Ini bukan sekadar catatan atas kelemahan teknis implementasi, melainkan tekanan normatif yang menempatkan pemerintah daerah pada kewajiban moral dan institusional untuk menginternalisasi kualitas kebijakan, akuntabilitas publik, dan keberlanjutan sebagai fondasi utama agar janji politik tidak terus-menerus berhenti sebagai retorika, melainkan termanifestasi dalam perbaikan nyata kehidupan sosial masyarakat Kalimantan Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *