PK Institute Akan Surati Pemerintah dan DPR RI Untuk Melakukan Evaluasi Amman Mineral Sumbawa

Foto : PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT)
Ifan menambahkan, Selain keberhasilan produksi yang membuat PT. Amman Mineral membusungkan dada bangga, perlu diketahui sebanyak 120.000 ton perhari limbah tailing yang akan mengancam ekosistem kehidupan. kita bisa bayangkan sudah berapa banyak limbah yang diproduksi sejak tahun 2000 mualai beroperasi sampai 2025 sekarang.
“Dan saya bisa pastikan keberhasilan ini sangat tidak sejalan dengan semangat investasi yang mengedepankan kesejahteraan rakyat karena pihak Amman Mineral tidak pernah mempublish dikemanakan limbah tailing sebanyak itu, apa iya tidak berdampak pada ekosistem dan keberlangsungan hidup”, tanyanya.
Kita tidak bisa nafikkan, efek domino keberadaan tambang di sisi lain, Hutan rusak, dan sungai-sungai tercemar. Sumber-sumber air warga pun habis, otomatis mereka kesulitan air bersih.
“Bahkan, pada akhir Agustus 2013, warga mendokumentasi air limbah tambang Newmont (AMNT) dari tangki langsung diberi saluran ke tanah dan mengalir ke Sungai Tongo Sejorong. Padahal, air sungai ini untuk keperluan sehari-hari warga sekitar. Selama ini hanya diketahui pembuangan limbah tambang Teluk Senunu, demikian info yang kami dapatkan”, Jelasnya.
NTB hanya benar-benar dapat sampah dari PT tambang terbesar kedua ini berbanding terbalik dengan kesejahteraan dan manfaat yang didapatkan masyarakat Nusa Tenggara barat.
Ada banyak sekali soal yang menjadi alasan kenapa kemudian Pemerintah, Kementerian terkait dan DPR RI Komisi 12 mesti melakukan evaluasi secara total PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).
