Petani Ikan Anggana Raih Pionir Ekspor Tingakt Nasional, Berkat Program Kukar Idaman Bupati Kukar Edi Damanysah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kukar, Muslik
“Fasilitas nelayan dan pembudidaya ikan tahun ini juga, sudah mencapai target, yaitu 25 ribu orang,” katanya
Ia menjelaskan pula bahwa, Bupati Kukar Edi Damansyah juga mengupayakan untuk mendorong peningkatan akses para petani ikan dalam perputaran ekonominya, dengan membangun Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Sungai Meriam.
“Dengan adanya TPI ini, diharapkan bisa memberikan kemudahan bagi petani nelayan, sebagai akses langsung ke pasar yang lebih luas dan efisien,” ujar Muslik.

“Selain itu juga, memperkuat komunitas nelayan dan pembudidaya ikan di Kecamatan Anggana,” tuturnya.
“Dan ini, merupakan salah satu bentuk komitment Pemkab Kukar, dalam meningkatkan produksi serta memastikan manfaat ekonomi yang dirasakan langsung bagi warga petani ikan ini,” ucap Kepala DKP Kabupaten Kukar ini.
Dalam pembudidayaan, Muslik juga mengungkapkan keunikan para petani ikan di Kecamatan Anggana ini, bahwa para petani ikan di Anggana tidak hanya di kenal praktik tambaknya, namun juga telah berkontribusi yang signifikan terhadap ekspor udang.
“Dan saat ini, telah menjadi pionir di tingkat nasional, dan tentunya membantu Pemerintah Pusat dalam mencapai target ekspor 2 juta Ton udang per tahun,” tambahnya.
Melihat kondisi tersebut, Muslik menyampaikan bahwa Pemkab Kukar telah memahami pentingnya sektor tersebut, dan telah memberikan bantuan benur sebanyak 254.946.500 ekor pada tahun 2023.
