DPRD Kaltim Gelar Sosperda Pendidikan Pancasila, Abdulloh: Bentengi Generasi Bangsa dari Tantangan Zaman.

H. Abdulloh S.Sos.,M.E Saat Menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Nomor 9 Tahun 2023, tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan
BALIKPAPAN, kabarhaluan.com – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh, S.Sos., M.E., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim, kembali turun langsung ke masyarakat dengan menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Nomor 9 Tahun 2023, tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan, pada Minggu (14/9/2025).
Dalam kegiatan tersebut, hadir Fauzi Adi Firmansyah dan Wartono sebagai narasumber yang menyampaikan materi terkait pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Jalannya acara dipandu oleh Eka Trisna Rahayu sebagai moderator.
Abdulloh menegaskan, kehadiran DPRD Kaltim melalui kegiatan sosialisasi perda bukan sekadar menjalankan fungsi legislasi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral untuk memastikan regulasi yang telah disahkan benar-benar sampai dan dipahami oleh masyarakat.
“Sebagai wakil rakyat, kami tidak hanya membuat regulasi di ruang rapat, tetapi juga berkewajiban menjelaskan dan memastikan masyarakat mengetahui serta merasakan manfaatnya,” ucap H
Abdulloh di sela kegiatan tersebut.
“Dan, Pendidikan Pancasila ini penting untuk memperkuat persatuan bangsa di tengah derasnya arus globalisasi,” ujarnya.
Menurutnya, generasi muda saat ini perlu dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai Pancasila dan wawasan kebangsaan, agar tidak mudah terpengaruh paham-paham yang dapat memecah belah persatuan.
H. Abdulloh juga menekankan, Sosperda Nomor 9 Tahun 2023 merupakan bukti nyata DPRD Kaltim, dalam menghadirkan regulasi yang menyentuh aspek fundamental kebangsaan, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan dan penguatan karakter generasi penerus.
