Demi Wujudkan Kukar Jadi Lumbung Pangan IKN, Pemkab Kukar Anggarkan Irigasi 17 Miliar.

Foto : Kabid Sapras Distanak Kukar, Muhammad Rifani (Istimewa)
Kabid Sarana dan Prasarana Distanak Kabupaten Kukar Muhammad Rifani kembali menjelaskan bahwa untuk di wilayah Kecamatan sebulu dan Kecamatan Muara Kaman, sebagian irigasi yang akan di bangun di enam Desa, seperti Desa Sumber Sari, Desa Manunggal Jaya, Desa Cipare Makmur, Desa Sido Mukti, Desa Panca Jaya, dan Desa Bunga, dengan luar pertanian sawah mencapai 1.520 hektar (ha).
“Untuk di wilayah Kecamatan Tenggarong dan Loa Kulu, pembangunan irigasi akan di laksanakan di Kelurahan Bukit Biru, Kelurahan Jahab, Desa Jembayan, Desa Sumber Sari, Desa Sepakat, Desa Ponoragan, Desa Rempanga, dengan total luas lahan yang dialiri air irigasi seluas 1.082 ha,” tambahnya.
“Sedangkan di Kecamatan di Kecamatan Marangkayu terdapat tiga Desa yang akan di bangun irigasi tersebut yakni, Desa Santan Ulu, Desa Semangko, dan Desa Sebuntal dengan luas sawah 1.082 ha,” ucap Muhammad Rifani.
“Dan, di wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang, terdapat dua kawasan dari delapan Desa pertanian terpadu yang bakal di bangun irigasi, yakni di Desa Bangun Rejo, Desa Karang Tunggal, Desa Manunggal Jaya, Desa Bukit Raya, Desa Loa Lepu, Desa Teluk Dalam, Desa Loa Ulung, dan Desa Embalut dengan luas pertanian 1.650 ha,” sebutnya.
“Untuk, kawasan kedua meliputi Desa Kertabuana, Desa Buana Jaya, Desa Bukit Pariaman, Desa Sukamaju, dan Desa Separi dengan luas lahan 2.160 ha.,” katanya.
Ia menerangkan pula bahwa seluruh luas lahan pertanian terpadu di Kabupaten Kukar telah mencapai 7.628 ha, dan demi terwujudnya lumbung pangan dalam menyabut IKN, Pemkab Kukar serius dalam menangani pertumbuhan dan perkembangan serta peningkatan kualitas dan kuantitas hasi produksi pertanian terutama Padi.
