Pelantikan DPW PKB Kaltim Jadi Awal Konsolidasi Hadapi Pilkada dan Pemilu 2029

Syafruddin kembali dikukuhkan sebagai Ketua DPW PKB Kaltim.
Di bawah kepemimpinannya, PKB Kaltim perlahan menunjukkan konsistensi. Pada Pemilu 2014, partai ini berhasil meraih lima kursi di DPRD Provinsi Kaltim, lalu kembali mengamankan lima kursi pada Pemilu 2019. Puncaknya, pada Pemilu 2024, Syafruddin terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029, sekaligus mengantarkan PKB Kaltim memiliki wakil di Senayan.
“Sejak 2019 itulah PKB Kaltim mulai diperhitungkan. Orang mulai melihat bahwa ini bukan kebetulan, tapi kerja kolektif semua kader dan pengurus,” katanya.
Untuk periode kepemimpinan 2026–2031, Syafruddin memasang target politik yang cukup ambisius. PKB Kaltim menargetkan 11 kursi di DPRD Provinsi Kaltim dan 60 kursi DPRD kabupaten/kota pada Pemilu 2029 mendatang.
“Target ini memang agak bombastis, tapi namanya juga target. Ini ujian saya sebagai ketua terpilih, apakah mampu mewujudkannya atau tidak, nanti biar rakyat yang menentukan,” ujarnya.
Selain membidik penguatan di legislatif, Syafruddin juga menegaskan partainya akan lebih serius menyiapkan kader untuk bertarung di level eksekutif. Saat ini, kader PKB telah menduduki posisi Bupati Paser dan Wakil Bupati Mahakam Ulu.
“Ke depan, PKB Kaltim akan lebih serius mematangkan kader-kader untuk berkompetisi dalam pemilihan kepala daerah, baik di kabupaten/kota maupun provinsi,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh kader diminta memegang tiga prinsip utama dalam berpolitik: menjadi pelopor perubahan, menunjukkan politik keteladanan, dan mewujudkan politik kehadiran yang dekat dengan rakyat.
