Pasar dan Dunia Usaha Jadi Fokus PDD ke-12 DPRD Kaltim di Batu Ampar.

kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-12 yang dilaksanakan Oleh Komisi III DPRD Kaltim Abdullah di Kelurahan Batu Ampar, Kota Balikpapan,
“Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga mampu melihat peluang usaha,” ujarnya.
Hadir sebagai narasumber, Bayu Septian memaparkan berbagai bentuk pasar, mulai dari persaingan sempurna hingga monopoli dan oligopoli, beserta contoh-contohnya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menekankan bahwa, pasar bersifat dinamis dan selalu berubah seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan konsumen, sehingga pelaku usaha dituntut untuk terus berinovasi dan memahami perilaku pasar .
Sementara itu, narasumber lainnya, Hendri Fiqie Thoalif, mengulas lebih dalam mengenai dunia usaha yang mencakup aktivitas produksi, distribusi, dan pertukaran barang maupun jasa dengan tujuan memperoleh keuntungan.
Menurutnya, dunia usaha menghadapi berbagai tantangan seperti persaingan yang ketat, perubahan teknologi yang cepat, fluktuasi ekonomi, serta perubahan preferensi konsumen.
Namun di sisi lain, terdapat peluang besar, terutama dengan tumbuhnya ekonomi digital, e-commerce, dan meningkatnya kebutuhan terhadap produk serta jasa yang berkelanjutan .
Ia menambahkan bahwa keberhasilan dunia usaha sangat ditentukan oleh kemampuan pelaku usaha dalam mengenali pasar, menentukan harga yang tepat, membangun merek yang kuat, serta mengelola keuangan secara sehat.
“Perusahaan atau usaha yang mampu memahami dinamika pasar dan beradaptasi dengan perubahan akan memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan berkembang,” pungkas Hendri.
Melalui PDD ke-12 ini, DPRD Kaltim berharap masyarakat Batu Ampar dan sekitarnya memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai keterkaitan antara demokrasi, pasar, dan dunia usaha.
