Hasto Kristiyanto Dorong Reformasi Politik dan Hukum Nasional demi Demokrasi Sehat

0

Foto : Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto

“Demokrasi tanpa check and balances akan kehilangan rohnya. Rakyat adalah sumber sejati kekuasaan, dan itu harus dijaga melalui kebebasan masyarakat sipil,” katanya.

Dalam konteks partai politik, Hasto menegaskan bahwa partai harus memiliki fungsi nyata bagi rakyat, termasuk merancang dan menjalankan agenda anti-korupsi, anti-nepotisme, dan anti-kolusi. Ia menyebut PDI Perjuangan berkomitmen menjawab tantangan tersebut melalui penguatan institusional partai.

“Kami belajar dari berbagai kasus korupsi yang terjadi di hampir seluruh partai politik. Itu harus dijawab dengan pengembangan partai dan penguatan institusionalisasi,” ujarnya.

Terkait sistem pemilu, Hasto menegaskan sikap PDI Perjuangan yang tetap mendukung pelaksanaan pilkada secara langsung. Menurutnya, pemilihan langsung memberikan legitimasi kuat kepada kepala daerah sekaligus memperkuat akuntabilitas kepada rakyat.

“Dengan pilkada langsung, kepala daerah memiliki legitimasi kuat dari rakyat dan terikat pada komitmen sosial serta politik untuk mewujudkan kesejahteraan di daerahnya,” kata Hasto.

Menjawab kritik soal mahalnya biaya politik dalam pilkada langsung, Hasto menyebut PDI Perjuangan memiliki sejumlah agenda untuk menekan biaya tersebut, mulai dari penegakan hukum yang tegas, penguatan mesin partai yang menyatu dengan rakyat, hingga penerapan sistem e-voting.

“Minggu lalu kami sudah melakukan simulasi e-voting yang kami pelajari dari India. Tentu ini memerlukan penyelenggara pemilu yang independen, netral, dan berintegritas,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *