Rumah Warga Sepaso Selatan Retak, Aktivitas Blasting KPC Dipersoalkan

0

Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti aspek teknis mengenai radius aman aktivitas blasting.

Dugaan hubungan antara aktivitas peledakan dan kerusakan bangunan tersebut belum dapat dipastikan hanya berdasarkan laporan warga.

Pemeriksaan teknis diperlukan, untuk mengukur karakteristik getaran serta membandingkannya dengan kondisi dan struktur bangunan yang mengalami keretakan.

Persoalan ini juga menyangkut aktivitas pertambangan, yang berlangsung di sekitar permukiman warga.

Karena itu, kepastian mengenai sumber kerusakan menjadi penting bagi warga maupun perusahaan.

Warga berharap, persoalan tersebut tidak berhenti pada pertemuan.

Mereka meminta adanya pemeriksaan dan penanganan, yang memberikan kepastian terhadap dampak yang mereka keluhkan.

Eko mengatakan warga membutuhkan penyelesaian yang konkret atas persoalan tersebut, terutama apabila hasil pemeriksaan nantinya menunjukkan adanya keterkaitan antara aktivitas operasional dengan kerusakan bangunan.

“Perlunya tindakan nyata, singkat dan efektif terhadap warga yang terdampak,” pungkas Muhammad Eko Cahyono. (AI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *