Pemkot Samarinda Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat Berasrama, Target Percepatan Akses Pendidikan untuk Anak Miskin

Sementara itu, H. Andi Harun menegaskan bahwa sekolah ini akan sepenuhnya dibiayai oleh Kemensos, termasuk untuk operasional, fasilitas, dan rekrutmen tenaga pengajar.
“Pemkot hanya bertugas, untuk menyediakan lahan dan memastikan seluruh persyaratan administrasi dipenuhi,” katanya.
“Kami berharap bahwa sekolah ini, tidak hanya menjadi solusi bagi anak-anak di Samarinda, tetapi juga bisa menjadi model pendidikan inklusif yang dapat diterapkan di daerah lain di Indonesia,” tambah H. Andi Harun.
Pihak Pemkot Samarinda juga mengungkapkan bahwa setelah proses verifikasi berjalan lancar, rencananya Penandatanganan Kerja Sama (PKS) antara Kemensos dan Pemkot akan dilakukan pada pertengahan April 2024 di Jakarta, dengan melibatkan pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah pusat.
Langkah ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, terutama dalam sektor pendidikan.
Banyak pihak berharap bahwa pembangunan Sekolah Rakyat ini, dapat meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat marjinal, sekaligus menjadi terobosan penting untuk mengurangi tingkat putus sekolah di daerah.(ANS)
