Pemkab Paser Apresiasi Peran Strategis Masyarakat Banjar dalam Pembangunan Daerah.

Foto IST
Kehadiran berbagai kuliner khas seperti Soto Banjar, Wadai Apam, dan Ketupat Kandangan, hingga penggunaan bahasa Banjar dalam komunikasi sehari-hari, menjadi bukti kekayaan budaya yang patut dirawat.
“Budaya Banjar telah menjadi bagian dari identitas kita bersama, dan Aruh Ganal ini adalah ruang penting untuk terus menjaga dan memperkuat nilai-nilai tersebut,” ucapnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi atas peran para tokoh Banjar, yang telah menunjukkan kiprah kepemimpinan di berbagai lini, baik di pemerintahan maupun di masyarakat.
Ia berharap, organisasi seperti Laung Kuning Banjar mampu menjadi motor penggerak pelestarian budaya serta memperkuat partisipasi Urang Banjar dalam membangun daerah.
“Melalui semangat Haram Manyarah, Tuntung Pandang, Waja Sampai ka Puting, mari Kita bangun Paser yang inklusif dan berkeadilan untuk seluruh masyarakat,” tutupnya.
Aruh Ganal Budaya Banjar tahun ini, bukan hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga momentum strategis memperkuat kohesi sosial, dan mempertegas peran strategis komunitas Banjar, dalam pembangunan daerah yang berlandaskan keberagaman dan kearifan lokal. (ANS)
