Motor Terendam Banjir? Cek Segera ke AHASS

Foto : Astra Motor Kaltim 2 ingatkan masyarakat kota Samarinda akan sepeda motor Honda yang terendam banjir untuk segera dilakukan pengecekan dan perawatan di jaringan AHASS terdekat
3.Keringkan Sistem Kelistrikan
Air dapat menyebabkan korsleting pada sistem kelistrikan motor. Sebelum menyalakan motor, pastikan kelistrikan telah dikeringkan, terutama pada bagian aki. Jika diperlukan, lepaskan kabel aki sampai yakin komponen kelistrikan sudah kering untuk mencegah terjadinya arus pendek atau korsleting.
4.Cek dan Keringkan Filter Udara
Filter udara yang basah bisa membuat mesin menjadi tersendat atau bahkan sulit dinyalakan. Selain itu, air yang masuk ke filter bisa mengalir ke ruang pembakaran. Lepaskan filter udara, keringkan dengan baik, dan jika perlu, ganti dengan filter udara baru yang sesuai.
5.Bersihkan dan Lumasi Rantai
Untuk motor jenis sport atau cub, jangan lupa untuk membersihkan rantai dan melumasinya kembali setelah terpapar air banjir. Hal ini penting agar rantai tetap lancar dan tidak karat atau cepat rusak.
6.Periksa Rem
Cek kondisi kampas rem dan cakram motor Anda. Pastikan tidak ada lumpur atau kotoran yang menempe di sela-sela kaliper dan kampas rem, sehingga sistem pengereman tetap optimal dan aman saat digunakan.
Selain membuat tampilan rem tidak sedap dipandang, kotoran yang menempel bisa mengganggu sistem pengereman dan merusak komponen rem.
7.Pastikan Knalpot Tidak Terisi Air
Knalpot motor dapat kemasukan air ketika melewati genangan banjir. Untuk memastikan tidak ada air yang tersisa, coba nyalakan mesin, gas sedikit, dan miringkan motor agar air keluar. Anda juga bisa mengeringkannya secara manual.
Selain berpotensi air mauk ke ruang bakar, air juga bisa membuat bagian dalam knalpot mengalami korosi.
