Kaltim Jadi Panggung Perayaan 80 Tahun SPS, Momentum Perkuat Masa Depan Pers Nasional di Era Digital Kaltim siap jadi Panggung

0

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Pemilihan Kalimantan Timur sebagai tuan rumah dinilai memiliki makna strategis, karena daerah tersebut kini berada di pusat transformasi Nasional seiring pembangunan IKN sebagai simbol masa depan Indonesia.

Ketua SPS Kalimantan Timur, Ajid Kurniawan, menyatakan kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah penyelenggaraan perayaan delapan dekade SPS.

Menurutnya, keberadaan IKN menjadikan Kalimantan Timur sebagai wilayah yang sangat relevan, dengan semangat perubahan dan transformasi yang selama ini terus diusung SPS.

“Dari Kaltim Kami menyerukan kepada insan pers untuk bangkit bersama dan berinovasi tanpa henti, dan Kami yakin, dengan semangat kebersamaan yang mengakar dalam integritas dan tumbuh melalui inovasi, pers Indonesia akan melangkah gagah memasuki 80 tahun berikutnya dengan penuh keyakinan dan harapan,” pungkasnya.

Di ketahui bahwa, SPS sendiri memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa. Organisasi ini didirikan pada 8 Juni 1946 di Yogyakarta oleh sejumlah tokoh pers nasional, di antaranya H.M. Sumanang, B.M. Diah, dan Sudarjo Tjokrosisworo.

Saat itu, organisasi bernama Serikat Penerbit Suratkabar (SPS), dibentuk sebagai alat perjuangan dalam menjaga kedaulatan Republik Indonesia melalui pers.

Perjalanan SPS terus berkembang seiring perubahan industri media, dan pada Kongres SPS tahun 2011 di Bali, organisasi ini melakukan transformasi besar dengan mengubah identitas dari Serikat Penerbit Suratkabar menjadi Serikat Perusahaan Pers.

Perubahan tersebut, mencerminkan perluasan cakupan organisasi yang tidak lagi hanya menaungi penerbit media cetak, tetapi juga berbagai perusahaan pers yang berkembang di beragam platform media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *