Gubernur Kalimantan Timur Dukung Reaktivasi Hotel Atlet Menjadi Claro Pandurata

Gubernur meninjau sejumlah area strategis, mulai dari atrium, kitchen, lounge, ruang meeting, area belakang hotel hingga peninjauan ke lantai 8 hotel Claro Pandurata.
Abi menegaskan, kembali aktifnya Hotel Claro Pandurata merupakan wujud komitmen PT KTMBS dalam menjawab keinginan kuat Gubernur terhadap BUMD yang maju, profesional, dan berdaya saing.
“Kepercayaan ini kami maknai sebagai amanah untuk mengelola aset daerah secara optimal. Kami berharap Claro Pandurata tidak hanya menjadi simbol kebangkitan aset daerah, tetapi juga menjadi bukti bahwa BUMD mampu menjadi penggerak pembangunan ekonomi Kalimantan Timur,” tambahnya. Sinergi pemerintah daerah dan BUMD ini diharapkan menjadi model pengelolaan aset yang berkelanjutan.
Setelah lebih dari 18 tahun sejak terakhir digunakan pada PON Kaltim 2008, dan kemudian tidak kembali difungsikan secara optimal, hotel ini sempat berada dalam fase tidak produktif sebelum kini memasuki babak baru sebagai fasilitas komersial yang siap beroperasi, melayani masyarakat, serta berkontribusi terhadap pendapatan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan kembali beroperasinya Hotel Claro Pandurata, diharapkan aset daerah yang sebelumnya kurang optimal dapat menjadi simbol kebangkitan, profesionalisme pengelolaan BUMD, dan wujud nyata visi Gubernur Kalimantan Timur untuk menghadirkan BUMD yang maju, adaptif, dan berdaya saing.
