Dispora Dinilai Pasif, Reza Pahlevi Tuntut Langkah Tegas Satukan KNPI Kaltim.

0

SAMARINDA, kabarhaluan.com – Fragmentasi yang berkepanjangan di tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dinilai menggerus peran pemuda di Kalimantan Timur (Kaltim).

Anggota DPRD Kaltim, Reza Pahlevi, menilai kondisi ini tak lebih dari warisan tarik-menarik kepentingan elite, yang akhirnya membuat pemuda kehilangan arah.

Di tengah dorongan sejumlah kalangan agar dirinya maju sebagai Ketua KNPI Kaltim, Reza memilih untuk menekankan pentingnya rekonsiliasi.

Ia mengingatkan, berlarut-larutnya dualisme bahkan *multi versi* kepengurusan KNPI adalah bentuk kemunduran.

“Jangan sampai pemuda Kaltim jadi korban konflik kepentingan. KNPI itu wadah persatuan, tapi sekarang justru terpecah lima versi di pusat dan lima versi juga di daerah. Ini melemahkan peran pemuda,” tegas Reza.

Menurutnya, fenomena perpecahan ini bukan hanya soal legalitas organisasi, melainkan juga cerminan betapa rapuhnya fondasi gerakan pemuda ketika dikooptasi oleh kepentingan politik praktis.

“Kita sudah terlalu lama terpecah belah. Kalau kondisi ini terus dibiarkan, pemuda hanya akan jadi penonton dalam pembangunan Kaltim, dan harus ada langkah berani untuk duduk bersama, menyatukan kembali KNPI,” ujarnya.

Reza mendesak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim segera turun tangan sebagai pembina.

Ia menilai Dispora tak boleh sekadar menjadi penonton, melainkan wajib menjadi motor rekonsiliasi dengan memanggil semua kubu dan melibatkan para senior KNPI.

“Dispora jangan hanya diam. Harus ada forum rekonsiliasi resmi untuk mencari konsensus bersama,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *