Dari Buruh hingga Ulama, Harapan untuk Polri Lebih Profesional dan Humanis Mengalir di Kaltim

Foto : Organisasi kemasyarakatan, Suriyansyah, Ketua Umum Gepak Kuning Kaltim Kaltara
Indera Teguh juga menyoroti peran strategis Polri dalam memastikan keamanan informasi dan stabilitas di ranah digital, yang semakin kompleks seiring perkembangan teknologi. “Di era disrupsi informasi ini, peran Polri dalam memerangi hoaks dan kejahatan siber sangat krusial, dan kami, sebagai pelaku media, siap untuk terus bersinergi,” tambahnya. Ia berharap Polri terus mengedepankan pendekatan humanis dan profesionalisme dalam setiap penanganan kasus, serta memperkuat komunikasi publik agar masyarakat semakin percaya.
Menutup pernyataannya, Indera Teguh Nurcahyadi menegaskan komitmen media siber di Kaltim untuk mendukung upaya Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. “Polri untuk masyarakat, Polri, jaya, jaya, jaya” serunya, menekankan kembali semangat kebersamaan antara institusi kepolisian dan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan Kaltim.
Tidak hanya dari organisasi profesi dan kemasyarakatan, dukungan spiritual juga mengalir dari Keluarga Besar Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak. Ucapan selamat ini menunjukkan bahwa harapan akan Polri yang semakin baik juga datang dari komunitas religius, yang melihat peran Polri sebagai penjaga moral dan ketertiban sosial.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 ini diharapkan menjadi momentum bagi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Berbagai elemen masyarakat Kaltim berharap Polri dapat terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
