Rumah Warga Sepaso Selatan Retak, Aktivitas Blasting KPC Dipersoalkan

0

KUTIM, kabarhaluan.com — Sejumlah warga Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, mengeluhkan keretakan rumah, yang mereka duga berkaitan dengan getaran aktivitas peledakan (blasting) pertambangan PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Keluhan itu disampaikan warga yang tinggal di sekitar Jalan Poros Bengalon, RT 005, dan Jalan Poros Wahau Lama, RT 007.

Selain kerusakan bangunan, warga mengeluhkan debu, suara ledakan, serta persoalan sumber air sumur bor.

Kuasa hukum warga, Muhammad Eko Cahyono, mengatakan persoalan tersebut telah beberapa kali dibahas bersama pihak perusahaan.

Namun, kata dia, warga masih menunggu tindak lanjut atas keluhan yang mereka sampaikan.

“Dari beberapa kali pertemuan dengan pihak PT KPC, masih belum ada tindakan nyata terhadap masyarakat mengenai debu, efek blasting, dan sumber air sumur bor warga,” kata Eko.

Menurut Eko, sejumlah rumah beton mengalami retakan. Ada pula bagian bangunan yang disebut mengalami penurunan.

Namun, ia mengatakan diperlukan pemeriksaan teknis untuk memastikan penyebab kerusakan tersebut.

“Perlunya tindakan nyata, singkat dan efektif terhadap warga yang terdampak,” ujar Eko.

Ketua RT 005 Desa Sepaso Selatan, Aris, membenarkan adanya laporan warga mengenai rumah yang mengalami retak.

Ia mengatakan, sejumlah warga mengaitkan kerusakan itu dengan aktivitas *blasting*.

“Ya, betul ada laporan warga bahwa bangunan-bangunan mereka ada retak. Ada beberapa bangunan, itu diperkirakan efek daripada aktivitas blasting,” kata Aris.

Aris mengatakan suara peledakan terdengar, hingga kawasan permukiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *