CMI Kutim Mendesak Pemprov: Jalan Poros Sangatta-Bengalon Rusak, Keselamatan Warga Dipertaruhkan

Kabarhaluan.com,- Kondisi jalan poros Sangatta–Bengalon yang tak kunjung membaik kembali menjadi sorotan publik.
Jalur utama yang menjadi urat nadi mobilitas warga, distribusi ekonomi, hingga akses pendidikan di Kabupaten Kutai Timur tersebut terus mengalami
kerusakan berulang berupa permukaan bergelombang, retakan parah, hingga ancaman longsor di sejumlah titik. Namun bagi CMI Korcab Kutim, persoalan ini tidak bisa lagi dipandang sekadar sebagai proyek perbaikan jalan rutin.
Ini adalah cerminan dari persoalan tata kelola infrastruktur daerah dan ketidaktegasan terhadap dampak industri.
“Ketika jalan poros utama terus-menerus rusak dan hanya diperbaiki secara berulang di
titik yang sama tanpa penyelesaian akar masalah, maka yang patut kita pertanyakan adalah efektivitas pengelolaan anggaran dan keseriusan tata kelola pembangunan daerah.” Tegas Husaeni, Anggota OKK CMI Kutim
Kerusakan yang terjadi di sepanjang jalur tersebut disinyalir kuat berkaitan erat dengan tingginya mobilitas kendaraan berat bertonase tinggi serta aktivitas industri pertambangan di sekitar kawasan tersebut. Beban berlebih yang melintas secara terus-menerus memicu penurunan daya dukung tanah dan mempercepat kerusakan konstruksi jalan, terutama saat memasuki musim hujan.
Namun di titik ini, publik tidak boleh hanya disuguhi pola perbaikan yang bersifat sementara dan responsif.
“Masalahnya bukan sekadar menambal lubang atau memperbaiki titik yang longsor, tetapi bagaimana ada pengawasan ketat terhadap kendaraan berat dan keberanian untuk menagih tanggung jawab pihak perusahaan yang berkontribusi pada kerusakan tersebut.” Pungkas Husaeni
