Nhazaruddin: Jangan Biarkan Pancasila Hanya Jadi Wacana Seremonial.

0

Foto : Koordinator Lapangan Front Aksi Mahasiswa, Nhazaruddin

> “Mahasiswa adalah ujung tombak perubahan, namun perubahan itu harus berakar pada nilai-nilai kebangsaan, dan jangan sampai Kita kehilangan jati diri karena terbawa arus pragmatisme dan apatisme,” ujarnya.

Dalam dunia pendidikan, menurut Nhazaruddin, perlu menanamkan Pancasila sejak dini, bukan sekadar dalam pelajaran formal, tetapi dalam praktik keseharian.

> “Sekolah dan universitas harus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas secara intelektual, tangguh secara karakter, dan kuat dalam integritas moral,” katanya.

Ia juga mendorong agar institusi pendidikan tinggi lebih aktif dalam membina karakter mahasiswa yang berlandaskan Pancasila, tidak hanya melalui kurikulum formal, tetapi juga lewat ruang dialog dan praktik kehidupan kampus yang mencerminkan nilai-nilai luhur tersebut.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema **“Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”**, yang menggarisbawahi pentingnya memperkuat pondasi ideologis sebagai jalan menuju cita-cita besar bangsa.

Semangat ini, diharapkan mampu membangkitkan kembali kesadaran mahasiswa akan peran vital mereka sebagai penjaga dan penggerak nilai-nilai Pancasila di era modern.

Penulis: Andi Isnar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *