Audiensi dengan Diskominfo, PJI Kaltim Dorong Peningkatan SDM dan UKW Jurnalis  

0

Kepala Diskominfo Kaltim, Faisal, menegaskan pemerintah terbuka terhadap kehadiran organisasi profesi seperti PJI

Ia menjelaskan, PJI merupakan salah satu organisasi pers yang telah berdiri sejak 1998 dan turut terlibat dalam perumusan kode etik jurnalistik di Indonesia.

“Kehadiran PJI ini diharapkan bisa memberi manfaat bagi pemerintah daerah, khususnya dalam penguatan SDM jurnalis di Kaltim,” ujarnya.

Jerison juga menyampaikan rencana pelantikan pengurus PJI Kaltim yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Mei 2026 di Samarinda.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PJI Kaltim, Tommy Simanjuntak, menekankan pentingnya kembali menghidupkan program UKW sebagai standar peningkatan kompetensi jurnalis.

Menurutnya, saat ini banyak pihak yang terjun ke dunia jurnalistik tanpa pemahaman kode etik yang memadai, sehingga diperlukan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas profesi.

“Kami berharap ke depan UKW bisa kembali dibuka secara luas, sehingga teman-teman jurnalis memahami kode etik dan bekerja lebih profesional,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan kompetensi melalui UKW juga diharapkan mampu menekan maraknya praktik jurnalistik yang tidak sesuai standar.

“Setidaknya dengan UKW ini, kualitas jurnalis bisa lebih terukur dan masyarakat juga mendapatkan informasi yang lebih akurat,” tambahnya.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi pintu awal kolaborasi antara PJI Kaltim dan Diskominfo dalam meningkatkan kualitas jurnalis sekaligus memperkuat peran pers di Kalimantan Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *