Tujuh Pertanda Motormu Harus Segera di Service Ala Astra Motor Kaltim 2

Caption Foto : 7 tanda motormu harus segera diservice dari Astra Motor Kaltim 2 ketika susah dihidupkan, motor tidak mau stasioner, suara berisik, berat ditarikan awal, motor bergetar, keluar asap hingga kilometer tela melewati batas service.
Kabarhaluan.com , Samarinda – Menjaga performa kendaraan tentu menjadi satu hal yang perlu diperhatikan oleh para penggunanya. Hal ini bertujuan agar kondisi kendaraan yang digunakan selalu dalam keadaan optimal. Sayangnya, tidak semua pengguna kendaraan memahami kapan waktu yang tepat untuk melakukan pengecekan dan perawatan kendaraannya.
Melihat hal ini, Astra Motor Kaltim 2 lewat Lucky Roberto selaku Technical Service Manager Astra Motor Kaltim 2 tak luput membagikan tips pertanda motor kesayanganmu harus segera diservice.
“Lewat tips ini, kami ingin memaksimalkan penyebaran informasi dan edukasi akan pentingnya perawatan sepeda motor secara berkala kepada masyarakat. Jangan lupa untuk selalu melakukan pengecekan dan perawatan kendaraan sepeda motormu di jaringan bengkel resmi AHASS kami yang tersedia di Samarinda, Kukar, Bontang, Kutim, Kubar hingga Malinau” ungkap Lucky.
Lebih lanjut ia menyampaikan ciri-ciri kondisi sepeda motor yang harus segera diservice :
1. Susah dihidupkan
Motor yang susah dihidupkan baik di pagi hari maupun di malam hari adalah pertanda awal bahwa ada yang salah pada mesin sepeda motormu, baik diantara karburator, setelan klep ataupun busi motor.
2. Motor tidak mau stasioner
Motor yang normal tentu tidak akan mati ketika gasnya dilepas. Ketika kondisi ini terjadi segera bawa sepeda motormu ke bengkel terdekat.
3. Suara berisik
Ketika sepeda motormu dihidupkan dan mengeluarkan suara yang berisik, kondisi ini harus segera mendapat perawatan. Dan ketika mesin sudah mengeluarkan bunyi yang aneh, kamu harus segera mencari tau dimana asal bunyi tersebut. Karena penyebabnya bisa berbagai macam. Busi yang aus, timing chain, atau mungkin dari oli yang udah kelewat lama gak kamu ganti.
